PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisHipnoterapi

autohipnosis

autohypnosis

Ringkasan Singkat

Proses menginduksi keadaan hipnosis pada diri sendiri untuk mencapai relaksasi atau perubahan perilaku.

Autohipnosis, atau hipnosis mandiri, adalah teknik di mana seseorang menggunakan saran diri (autosuggestion) untuk memasuki keadaan kesadaran yang sangat fokus dan reseptif. Dalam keadaan ini, individu dapat menanamkan ide-ide positif ke dalam pikiran bawah sadar mereka untuk mengatasi kebiasaan buruk, mengurangi rasa sakit, atau meningkatkan kepercayaan diri. Teknik ini sering kali diajarkan oleh terapis sebagai alat bantu agar klien dapat melanjutkan kemajuan terapi di rumah secara mandiri.

Berbeda dengan mitos populer, individu dalam kondisi autohipnosis tetap memiliki kendali penuh atas diri mereka dan dapat keluar dari keadaan tersebut kapan pun mereka mau. Keberhasilannya sangat bergantung pada latihan rutin dan kemampuan individu untuk memusatkan perhatian. Autohipnosis telah terbukti efektif dalam mengelola stres, mengatasi insomnia, dan membantu persiapan mental untuk situasi yang memicu kecemasan seperti ujian atau presentasi publik.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Yapko, M. D. (2012). Trancework: An Introduction to the Practice of Clinical Hypnosis. Routledge.
  • APA Dictionary of Psychology.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback